Friday, April 11, 2014

Petunjuk Teknis Debat HARDIKNAS BEM FISIP 2014

PETUNJUK TEKNIS
LOMBA DEBAT BERBAHASA INDONESIA HARDIKNAS BEM FISIP
UNIVERSITAS UDAYANA


A. Ketentuan Umum

1. Peserta merupakan perwakilan dari masing - masing SMA maupun SMK se-Bali dengan mengumpulkan :

a) Melampirkan formulir pendaftaran yang telah berisi data peserta

b) Melampirkan pas foto 3 x 4 (2 lembar)

2. Peserta diwajibkan mentaati setiap ketentuan yang berlaku demi terciptanya suasana yang kondusif selama kegiatan berlangsung.

B. Persyaratan Lomba Debat

1. Peserta adalah perwakilan dari masing - masing SMA maupun SMK se-Bali

2. Masing-masing SMA/SMK hanya dapat mengirimkan maksimal 2 (dua) tim.

3. Satu tim terdiri dari 3 orang peserta

4. Adapun tema umum yang akan diangkat dalam Lomba Debat adalah “ Mencapai Esensi Pendidikan dalam Membangun Peradaban Indonesia Baru”.

5. Pendaftaran dilakukan dengan mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran (terlampir) dengan melampirkan fotocopy Kartu Tanda Pelajar dari tanggal 27 Maret s/d 30 April 2014 pukul 13.00 s/d 17.00 WITA.

C. Tata Cara Debat

a. Technical Meeting bertempat di Gedung B Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana pada tanggal 02 Mei 2014 pukul 15.00 WITA

b. Perlombaan Debat Berbahasa Indonesia Hardiknas BEM FISIP Udayana yang dibagi kedalam 3 kali Babak penyisihan dan Perempat Final pada tanggal 3 Mei 2014 serta Babak Semi Final, Final dan Grand Final pada tanggal 4 Mei 2014 yang akan dilaksanakan di Area Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana

2. Teknis Debat

a. Debat menggunakan Bahasa Indonesia dengan Asian Parliamentary System.

b. Adapun teknis pelaksanaan lomba adalah sebagai berikut:

♦ Untuk setiap babak akan dilombakan dua tim, terdiri atas tiga orang siswa/i pada tiap - tiap tim.

♦ Pengundian peserta akan dilakukan pada saat Babak Penyisihan Pertama

♦ Untuk dua babak penyisihan selanjutnya dipergunakan sistem unggulan, dimana unggulan ini akan ditentukan dari akumulasi nilai babak penyisihan sebelumnya. Misalnya, unggulan babak penyisihan kedua akan ditentukan dari total penyisihan pertama. Dan unggulan penyisihan ketiga akan ditentukan dari total nilai dua babak penyisihan sebelumnya.

♦ Total ketiga babak penyisihan tersebut menentukan tim yang akan maju ke babak selanjutnya, yaitu 8 (delapan) tim dengan akumulasi nilai terbesar akan maju ke babak Perempat Final.

♦ Mulai Babak Perempat Final ini akan dipergunakan sistem Knock Out, dimana akan langsung ditentukan satu tim yang menang dan satu tim yang kalah sampai memperoleh 4 (empat) tim terbaik untuk maju ke babak Semi Final.

♦ Selanjutnya, dari babak Semi Final, dengan sistem Knock Out pula, akan dicari 2 (dua) tim terbaik yang akan bermain pada Babak Grand Final untuk memperebutkan Juara 1 dan 2, dan dua tim lainnya akan bermain pada Babak Final untuk memperebutkan Juara pada waktu yang bersamaan.

♦ Pada setiap lomba yang diperdebatkan terdapat:

a. Tim yang setuju (Pemerintah) terhadap Mosi,

b. Tim yang tidak setuju (Oposisi) terhadap Mosi.

♦ Masing- masing babak terdiri atas:

a. Kelompok yang akan berdebat ditentukan posisi argumennya, lalu setiap kelompok akan diberikan waktu 20 menit untuk mempersiapkan argumentasinya setelah pembacaan mosi. (Case Buiding)

b. Lomba debat terdiri dari 3 (tiga) bagian, yaitu:

Opening Argument. Pembicara pertama akan menyampaikan argumentasi pembuka, yang diawali oleh kelompok pro dilanjutkan dengan kelompok kontra, selama maksimal 5 menit 20 detik.

Debate. Terdiri dari dua bagian, yaitu :

Anggota ke-2 dari masing-masing tim akan menyampaikan sanggahan atau bantaha terhadap argument lawan serta memberi argumen tambahan untuk menegaskan posisi dari salah satu tim yang akan dibe.ri waktu masing-masing selama 5 menit 20 detik

Anggota ke-3 dari masing-masing tim akan menyampaikan argumen untuk menguatkan maupun membantah argumen lawan yang akan diberi waktu masing-masing selama 5 menit 20 detik

Closing argument. Tiap regu yang diwakili oleh salah satu juru bicara dari tim-nya akan menyampaikan pernyataan penutup (closing argument) atas argumentasi sesuai dengan posisi setiap regu yang dimulai oleh regu kontra. Waktu yang diberikan kepada setiap regu maksimal 3 menit 20 detik.

c. Setiap tim hanya diperbolehkan untuk mengajukan sanggahan maksimal 20 (dua puluh) detik, setelah pembicara dari masing - masing tim memberikan argument selama 1 (satu) menit. Setiap peserta berhak menerima maupun menolak sanggahan yang diberikan oleh tim lawan.

d. Seorang moderator dan pengatur waktu akan mengingatkan mengenai alokasi waktu untuk masing-masing kelompok dan mengarahkan jalannya lomba debat.

e. Pengatur waktu memberikan tanda 1 (satu) ketukan untuk menandakan 1 menit pertama telah berlangsung dan pengajuan sanggahan diperbolehkan. Selanjutnya, 1 (satu) ketukan menandakan 1 (satu) menit sebelum waktu bicara habis dan tim lawan tidak boleh memberikan sanggahan. Kemudian 2 (dua) ketukan diberikan untuk menandakan bahwa sisa waktu hanya 20 detik. Dan lebih dari 3 (tiga) ketukan diberikan untuk menandakan waktu toleransi selama 20 detik telah habis.

c. Mosi lomba debat untuk setiap babaknya ditentukan oleh panitia.

d.Pro dan kontranya sebuah tim terhadap suatu tema ditentukan melalui pengundian yang dilakukan oleh kedua tim yang akan bertanding (khusus untuk babak penyisihan pertama), dan kemudian untuk babak selanjutnya, pihak pro ditentukan dari unggulan ganjil dan kontra dari unggulan genap.

e. Kriteria penilaian:

- Penguasaan Isi (matter) : 40 %

- Penyampaian, Bahasa dan Etika serta ketepatan waktu (manner) : 30% - Strategi dan Kerjasama Tim (method) : 30 %

f. Penilaian untuk menentukan ranking di babak penyisihan

- Victory Point

- Margin

- Total Score

g. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.


Contact Person
Udiyani 081936565299 | Amik 081999042855
Dept. Media Kreatif BEM FISIP UNUD. Powered by Blogger.